Senang
berkenalan dengan Mu *_*
Hai……… >_<
Assalamualaikum wahai lelaki yang
baik hati..
Senang
berkenalan dengan mu, kita berkenalan entah apa maksud Tuhan memperkenalkan
kita. Lewat situs yang tak disengaja, kau menyapa ku, kau mengajak seakan ingin mengenalku,
tanpa disengaja juga, aku larut dalam hari-hariku mengenalmu, kita chating, sms
dan bahkan hamper setiap hari berbicara
lewat phone seluler ku. Kita bertukar nope, tak terasa semua mengalir dan
terlewati dengan menyimpan rasa diantara kita.
Rasanya
aku takut dengan semua ini, jujur, aku takut bermain api, karena sangat mudah
diriku terbakar jika berada didekat api. Begitu halnya cinta, akupun sangat
takut bermain cinta, karena sangat sakit jika aku tak bisa membagi cintaku dan
aku hanya memilih setia dengan yang terindah.
Aku
tau, lewat perhatian mu, sms mu dan semua tingkah dan gaya bicaramu, kau
menyukai ku.hehehe.. meskipun aku GR, tapi rasa ini nyata ku rasakan.
Sampai
pada suatu sepertiga malam, kau menelponku, dan memberanikan diri untuk jujur
terhadap perasaanmu, kau bilang “KAU MENYAYANGIKU”. Wow… amazing.. kau berkata,
ada rasa diantara kita, dimana rasa ini sudah lama tak pernah terasa lagi oleh
mu,ketika kau mengenalku, perlahan rasa itu mulai hadir kembali, sedikit,
sedikit, dan semakin lama rasa benar-benar nyata terasa dank kau butuh aku
untuk rasa itu.. aku hanya diam seperti biasa, dimana jika seseorang mengatakan
hal yang sama kepadaku, aku hanya terdiam saja.itulah kebiasaan burukku. Aku
tidak mengerti harus bilang apa lagi.karena aku bukanlah tipe perempuan yang
bisa dengan mudah menerima cinta seorang pria..dan aku juga tidak terbiasa
memberikan penolakan secara langsung ke pria yang menyukaiku. Aku takut mereka
sakit hati.
Hingga
kini, kau selalu ada dan tetap ada untuk ku meskipun aku terkadang alergi
dengan perhatian yang kau berikan. Namun terkadang kau juga membuatku terharu
dan merasa seperti seorang putri.
Akhir
kata, ku ucapkan senang berkenalan dengan mu dan senang mengenalmu. Terimakasih
atas segala yang telah kau lakukan untuk ku +_+
by : Khodijah Muhammad
Tidak ada komentar:
Posting Komentar